Copyright © amaliata
Sabtu, 24 Juli 2010

Aku dan Kumpulan Kata

- angin menerjang raga hingga bulu kudukku berdiri,seperti aku menemukanmu dari awal kisah hidupmu dimulai.

- tiupan angin secepat kilat, waktu berjalan tanpa henti, menunggu kehendak Yang Kuasa hingga waktu itu tiba.

- aku berharap wujudmu ada di sebelahku. Sambil bercerita apa yg kamu lakukan ketika aku merindu.  

- semilir angin jatuh dikeningku hingga aku terhanyut entah sampai kapan

ketika gelap datang, bayanganmu selalu menghantui mimpi yang tak ingin aku akhiri.  

- dalam bayang semu aku memulai bermimpi lagi  

- hingga kini kau meracuni hati dan pikiranku.

aku sedang duduk di kegelapan,memandang jauh langit ke depan, terpaku melihat bintang, termenung dalam kesunyian.  

- malam beku di musim kemarau, oksigen menikam lapisan kelenjar kulit, tak ada kata yang keluar, dan kemudian perlahan dianggap mati.  

- langit menangis saat dini hari, oksigen menembus masuk ke celah-celah, ratusan bidang bertumpuk dihadapan mata, aku telah lelah tiada jeda.  

- langit, menangislah engkau sekencang-kencangnya, redakan amarahku yang telah dimakan waktu.

0 komentar:

Posting Komentar