Copyright © amaliata
Rabu, 24 Februari 2010

Wawancara Dengan Si Pembuat Robot

Institut Teknologi Bandung. Siapa yang tidak kenal dengannya? Didirikan pada tanggal 2 Maret 1959. Kampus utama ITB saat ini merupakan lokasi dari sekolah tinggi teknik pertama di Indonesia. Walaupun masing-masing institusi pendidikan tinggi yang mengawali ITB memiliki karakteristik dan misi masing-masing, semuanya memberikan pengaruh dalam perkembangan yang menuju pada pendirian ITB.

Institut ini terkenal dengan mahasiswanya yang lihai bermain dengan teknologi. Banyak dari mereka yang menjadi mahasiswa produktif. Salah satunya adalah Doddy, mahasiswa ITB yang rela menghabiskan waktu satu semester dengan teman-temannya untuk melakukan sebuah penemuan. Doni dengan teman-temannya menciptakan robot. Sayangnya robot ini belum sempat diberi nama, padahal robot yang mereka ciptakan tersebut sempat ikut pameran robot yang belum lama digelar di kampus tercinta. "Menghabiskan dana hingga 17 juta rupiah untuk membeli spareparknya dari barang ekspor hingga impor" ujar pria yang berusia 23 tahun ini yang akan menghadapi sidang skripsi pada pertengahan bulan ini.

"Robot ini dilakukan pengujiannya dia atas ruang yang luasnya 2,75cm x 2,75cm yang berbentuk labirin. Robot ini tidak menggunakan rmote kendali. Jika mulai dari start otomatis akan mencari sensor cahaya/api yang menyala pada ruang tersebut lalu mematikannya, setelah itu obot tersebut langsung kembali ke tempat awal mulanya start." jelasnya.
Senin, 22 Februari 2010

Sepintas wawancara dengan tim creative BangOne

Siapa yang tak kenal dengan BangOne? Iya. character BangOne terkenal dengan cerita politik-politiknya di Indonesia terkini. Saya sempat mewawancarai salah satu crew pembuat animasi BangOne.

Adalah Deni, lulusan SMK Tambun Sumedang yang sudah berkarir selama 2 tahun, kantornya terletak di daerah Bogor. Kami bekerja sama dengan tvOne. Ko di bogor? bukannya satu kantor ia? Oh tidak. Kami tidak satu kantor dengan tvOne. Kami berdiri sendiri. Nama tim creative kami adalah Matahati Animasi.
Ada beberapa proses untuk membuat animasi BangOne. Mulai dari teknik menggambar manual dengan tangan frame by frame (artinya pergerakan 1 gambar), ngescan hasil gambar tersebut ke komputer, teknik pewarnaan di adobe photosop, lalu gambar tersebut diolah di adobe after effect agar dapat bergerak langsung, dan proses terakhirnya adalah di adobe premier untuk merender animasi serta menambah suara musiknya untuk mengiringi animasi BangOne.
 Sistem pembuatan animasi tersebut kejar tayang, satu episode saja butuh 1-2 hari untuk proses pembuatan animasi BangOne yang berdurasi 1 menit.


Jumat, 19 Februari 2010

Waspada penggunaan plastik!!!

-->
Beberapa hari yang lalu ketika saya berbelanja di salah satu mini market, saya melihat beberapa label yang bergantungan di langit-langit mini market tersebut. Di label gantungan tersebut terlihat sebuah gambar tas bahan yang bertuliskan GO GREEN. Hemm… Maksudnya apa? Itu maksudnya sekilas iklan yang mengampanyekan slogan “Kurangi Kantong Plastik”. Baru dengarkah? Kemana aja deh?

tulisan ini saya tulis berdasarkan pengalaman saya dan resensi dari beberapa berita yang ada.

Sebagian besar dibelahan dunia sudah mengampanyekan slogan “Kurangi Kantong Plastik”.  Saya ambil contoh sebagai gambaran untuk anda. Di Amerika, jika ditemukan toko dan supermarket yang menggunakan kantong plastik sebagai media wadah, dikenakan denda sebesar USD100 (sekitar  Rp 1.000.000), itupun baru pelanggaran pertama, untuk pelanggaran kedua akan dikenakan denda dua kali lipatnya USD200 (sekitar Rp. 2.000.000), dan untuk pelanggaran yang berikutnya dendanya mencapai USD500 (sekitar Rp. 5.000.000). Wow wow!


Uniknya negara-negara di bagian Afrika sana, masyarakatnya itu dianjurkan menggunakan bahan tradisional sebagai media wadah untuk membungkus, sebagai contoh adalah daun pisang. Hampir mirip dengan masyarakat Indonesia yang menggunakan daun pisang sebagai media membungkus. Hemm.. Di Indonesia angka kesadaran untuk mengurangi penggunaan plastik saya rasa jauh dibandingkan dengan negara-negara lain. 

Memang kenapa penggunaan plastik harus dikurangi? Bukannya plastik berguna sebagai media wadah disaat kita berbelanja?

Okeoke. Saya akan sedikit berbagi pengetahuan mengenai bahaya penggunaan plastik dikehidupan kita sehari-hari.

Sebelum saya tela’ah apakah anda tahu bahan yang digunakan untuk memenuhi konsumsi penggunaan kantong plastik? Untuk memproduksi kantong plastik dibutuhkan 60 juta ton diseluruh dunia untuk bahan yang mengandung polyethyelene yang mengandung di plastik kresek.  Kalau untuk memproduksi 1 ton plastiknya dibutuhkan 11 barel minyak mentah. Sedangkan kelangkaan minyak sekarang sedang terjadi.

Di dalam plastik yang kita gunakan sehari-hari yang biasa kita kenal dengan kantong kresek  terbuat dari bahan polythylene/polietilena (PE). Bahan ini sangat berbahaya karena dapat merusak kesuburaran tanah, menghambat penyerapan air dalam tanah bahkan pada organ manusia sekalipun.

Berdasarkan sumber yang saya dapat, konsumsi plastik untuk satu tahunnya kira-kira bisa mencapai angka satu triliun. Rata-rata setiap orang dapat menggunakan 170 kantong plastik pertahunnya. Kalau lebih detail permenitnya ada sekitar 2 juta plastik yang telah dibuang, sungguh miris melihat angka penggunaan kantong plastik tersebut.

Pada plastik terdapat juga bahan kimia yaitu Bisphenol-A, doi adalah racun jahat berbahaya yang dapat mengganggu perkembangan syaraf, alat reproduksi dan tubuh kita. Yang lebih sadisnya zat berbahaya ini biasa kita temukan dikehidupan kita sehari-hari. Wah mesti waspada nih. Biasanya bahan ini terkandung pada benda yaitu wadah makanan, penutup makanan, dan juga botol susu bayi. Di Amerika dan Kanada pembuatan plastik untuk produk tersebut sudah dilarang. Bagaimana kah di Indonesia? Mungkin untuk beberapa saat anda tidak menyadari bahaya akan zat tersebut. Tapi, efeknya akan terjadi pada jangka panjang. Nggak mau kan nanti pas tuanya mengalami berbagai macam penyakit yang ternyatanya sebabnya kita sudah tahu dari sejak dini? Makanya kita harus mulai dari sekarang.

Oh, jadi mulai sekarang kita mesti memusnahkan plastik dong? Yasudah biar gampang yah kita kumpulin semua plastik lalu dibakar. Selesai. Gampangkan!
Wets wets… Anda jangan sembarangan  dulu. Semua ada caranya toh. Tidak dengan cara dibakar. Perlu anda ingat sekali lagi, sampah plastik itu jika dibakar tentu akan mengeluarkan asap, asapnya itu yang sangat berbahaya jika kita hidup, karena seperti yang saya jabarkan di atas tadi, terdapat beberapa kandungan racun yang berbahaya di dalam plastik itu. Lain cara memperlakukannya lain pula bahayanya. Bahaya yang terkandung dalam asap plastik menyebabkan gangguan kesuburan pada pria, mengganggu keseimbangan hormon estrogen pada manusia dan juga menyebabkan kerusakan kromosom pada tubuh kita.
Gila, ekstrim banget bahaya tuh!

Sampah plastik itu sulit diurai bung, apalagi di dalam tanah, membutuhkan waktu sekitar 500 – 1000 tahun lamanya untuk mengurai si plastik. Dan yang lebih merugikan lagi plastik juga dapat menghasilkan emisi gas pada rumah kaca yang jumlahnya terbilang besar. Ckck

Lalu bagaimana caranya yang tebat untuk memusnahkannya?

Hemm… Dari slogannya aja “Kurangi Kantong Plastik”, Dari sumber-sumber yang ada, saya belum menemukan cara memusnahkan plastik. Tapi untuk berpartisipasi mengurangi dampak dari penggunaan plastik itu ada beberapa cara. Sebelum  anda pergi berbelanja hendaknya anda tidak lupa membawa tas belanja sebagai pengganti media wadah plastik ketika berbelanja ke pasar, supermarket, toko buku atau tempat mana saja yang menyediakan plastik sebagai media wadah, anda sebaiknya anda menolak dengan halus. Jika anda ditanya mengapa?  Ya anda jawablah dengan pengetahuan yang anda miliki setelah anda membaca tulisan saya.

Beberapa peritel moderen seperti Carrefour dan Cicle K sudah menjual tas ramah lingkungan sebagai alternative pengganti kantong plastik. Lain halnya dengan toko The Body Shop yang sudah berani menggunakan kantong kertas yang 80% bahanya adalah daur ulang sebagai media wadah belanjaannya. Begitu pula Toko buku JBC yang menggunakan media kantong kertas sebagai media wadah.

Namun hingga kini para peritel pengelola belanjaan yang terbilang besar belum berani menggunakan kantong belanja sebagai pengganti kantong plastik.
Mengapa?
Lagi-lagi biaya yang tidak sedikit bung untuk berimigrasi kepenggunaan kantong belanjaan yang terbuat dari kain ataupun daur ulang. Menurut ketua umum  Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) A. Stefanus Ridwan S, ”Jika pusat-pusat belanja meniadakan kantong plastik itu artinya mereka harus mengeluarkan biaya yang besar. Biayanya bisa meningkat 10x lipat”, curhatnya.

Sebenarnya tidak perlu memerlukan biaya banyak untuk beimigrasi dari plastik ke kantong belanjaan ramah lingkungan. Jangan menunggu negara kita seperti negara lain yang sudah diberlakukan larangan penggunaan plastik. Kita mulai saja terlebih dulu dari diri kita sendiri. Tidak memerlukan modal yang mahal kok. Kita manfaatkan saja tas-tas yang kita miliki. Entah itu tas kardus ataupun tas yang terbuat dari kain. Tidak sulit untuk memiliki tas tersebut secara cuma-cuma. Dari berbagai acara atau bahkan produk biasanya menyediakan tas kardus/tas kain sebagai media wadah, entah itu digunakan untuk menyimpan brosur, produk, atau makanan.

Kalau dipikir-pikir masalah sampah plastik tidak dapat didaur ulang, sebab kandungannya berbahaya begitu pula belum ada penelitian yang menyatakan sampah plastik dapat dimusnahkan. Menurut saya  untuk sekarang,  pemecahan dari kasus ini adalah butuh komunikasi yang bersifat mengajak, saya harap jika anda telah membaca tulisan saya anda dapat berbagi pengetahuan dengan teman atau orang di sekitar anda mengenai ini agar menjadi komunikatif dan terlaksana, begitu seterusnya. Jika anda memulai satu informasi saja kepada orang lain itu akan berdampak besar untuk kelangsungan hidup kita. 

Mari kita canangkan slogan “Kurangi Kantong Plastik”
STOP GLOBAL WARMING!!!
Rabu, 17 Februari 2010

Sekilas Pengetahuan Mengenai Kasus Situs Jejaring Sosial

-->
Siapa yang tidak kenal dengan situs jejaring sosial yang hampir dimiliki setiap orang dan sebagian besar penggunanya adalah anak muda. Akhir-akhir ini orang tua dirisihkan oleh berita-berita miring akibat penggunaan facebook. Maklum , mayoritas anak muda yang baru gede yang tergila-gila dengan situs jejaring sosial ini. Begitu pula dengan saya, saya memang termasuk penggila dunia maya. Sejak 2003 duduk di kelas 6 SD saya sudah mengenal internet, bahkan sekarang hampir setiap account situs yang eksis saya punya. Tapi ya karena kabar-kabar miring yang beredar orang tua saya membatasi ruang lingkup saya dalam berkomunikasi dengan dunia maya. Hemm.. Dari kasus-kasus yang beredar apakah saya termasuk korbannya? Alhamdulilah tidak. Lalu apakah situs jejaring sosial ini penting untuk kehidupan kita? Mengapa bisa terjadi hal-hal negative pada situs jejaring sosial ini? Salah siapakah?
Tulisan ini saya buat berdasarkan sumber dan opini saya yang  berdasarkan pengalaman hidup saya.
Ada beberapa nama situs jejaring sosial yang ada di dunia maya, mulai dari Friendster, Liveconnector, Flicker, Photobucket, Tagged,  Facebook, Youfacester,  Plurk, Myspace,  AOL, Twitter dan masih banyak lagi. Mereka sangat memudahkan kita dalam mengkoneksikan antara 1 jejaring dengan jejaring lainnya.
Friendster. Mengapa di mulai dari friendster? Karena saya merasakan situs jejaring sosial itu mulai dari Friendster. Apa itu Friendster? Friendster, yang ide penamaannya berasal dari nama Napster, adalah sebuah situs web jejaring sosial yang memberikan fasilitas untuk membuat profil dan kemudian mengisi data dirinya untuk kemudian mendapatkan akun di Friendster. Dalam Friendster, kita juga dapat melihat teman dari teman kita dan teman dari teman dari teman kita, selain melihat teman kita sendiri.
Dari friendster kita dapat berkomunikasi dengan orang-orang dari seluruh dunia. Bersilaturahmi, berbagi album foto, ikut group, hingga berkreasi lewat aplikasi layout, musik, slideshow dan masih banyak lagi. Saya sendiri sudah menmpunyai account friendster dari tahun 2004. Berawal dari sering menemani kakak ke warnet lalu liat-liat doang kalo ikut, tiba-tiba saya coba ke warnet sendiri buat account sendiri, alhasil sukses tanpa hambatan apapun. Saya bangga saat itu karena bisa melakukannya sendiri. Maklum masih kecil. Saya menggunakan friendster aktif hingga kelas XI SMA semester awal. Lalu saya mencoba hijrah ke facebook. Teman-teman saya belum punya. Karena merasa sepi yah saya mengajak teman-teman saya untuk daftar punya account facebook, dari mulai daftar sampe ngajarin bagaimana caranya ya saya ajarin deh tuh. Tidak lama kemudian terjadilah hijrah besar-besaran dari friendster ke facebook.
Mengapa saya beralih ke facebook? Saya gerah karena kebanyakan pengunanya menggunakan bahasa-baha yang tidak terdeteksi di otak saya (-_-“) ya anda pasti mengerti lah maksud saya.
Facebook. Zuckerberg adalah sang pencipta Facebook. Pemuda yang lahir di Dobbs Ferry, New York pada tanggal 14 Mei 1984 itu  dikenal sebagai seorang programmer muda super inovatif. Zuckerberg membuat Facebook tidak seorang diri, dia dibantu Dustin Moskovitz, Chris Hughes, dan dengan dibantu dana dari Eduardo Saverin.Facebook diluncurkan pada 4 Pebruari 2004 dan keannggotaanya hanya dibatai untuk siswa dari Havard College dan kemudian meluas sampai sekarang ini. Dari September 2006 hingga September 2007, peringkat Facebook naik dari posisi ke-60 ke posisi ke-7 situs paling banyak dikunjungi, dan merupakan situs nomor satu untuk foto di Amerika Serika, mengungguli situs publik lain seperti Flickr, dengan 8,5 juta foto dimuat setiap harinya.
Beberapa tahun belakangan betah saya main facebook. Karena ada gamesnya yang langsung bisa terhubung, bisa langsung chat, jaringannya langsung bisa koneksi ke situs jejaring lainnya, semua jadi serba mudah dengan menggunakan ini. Katanya sih kasusnya yang akibat bermain facebook sudah mulai dari tahun 2009, tapi sepertinya kasusnya baru booming sekarang-sekarang ini deh. Yang saya lihat sebagian besar kasus tersebut berasal dari luar daerah. Korbannya kebanyakan ABG, karna gara-gara main facebook ada yang diculik, dibawa kabur, diperkosa, perdagangan manusia, murid menulis status di facebook berunsur menghina gurunya doi tidak boleh mengikuti pelajaran di sekolah, malah yang bunuh diri juga ada.
Sekarang siapakah yang pantas untuk disalahkan?
Anak? Orang tua? Atau penciptanya kah? Heeemmmm…..
Banyak orang tua yang menyayangkan dan menyalahkan adanya keberadaan situs jejaring sosial ini karena beberapa kasus yang telah mencuat ke permukaan. Jujur saya sangat risih dengan pernyataan orang tua yang menanggap negative adanya situs jejaring sosial itu. Saya akan merasa tersinggung dan terhina dengan anggapan seperti itu. Saya sangat menyesalkan ada pertanyaan bodoh macam itu.
Mengapa?
Kita orang harus beriman, beretika, berfikir secara positif, kritis dan luas.
Mari kita Jabarkan.

Salah pencipta nya kah?
Menurut saya tentu tidak. Doi kan tentunya meciptakan dengan tujuan positif dong. Untuk kepentingan umum. Sangat bermanfaat pula. Kalaupun negative dan merugikan banyak orang tidak mungkin dikembangkan toh keseluruh dunia. Logikannya gitu.
Salah orang tua kah?
Salahkah orang tua memberikan fasilitas internet? Membelikan barang-barang canggih berteknologi canggih? Hingga dalam genggaman? Saya rasa juga tidak. Menurut saya sun’nah dari orang tua memberikan sesuatu yang bermanfaat apapun itu termasuk bentuknya teknologi internet. Karena memang dengan internet segalanya jadi lebih mudah. Dari bentuknya sebagai media pembelajaran sampai untuk media berkomunikasi dengan biaya yang terhitung murah. Didampingi dengan bimbingan pula kali yah. Karena jaman sekarang banyak anak yang bertingkah aneh.
Salah anak kah?
Yeah. Of course. Lebih tepatnya semua kembali ke diri masing-masing. J Entah itu berasal dari pengaruh lingkungan atau bahkan berasal dari diri sendiri. Kalo anaknya selalu beriman, berfikir positif, kritis serta luas, logikanya dia tidak mungkin melakukan hal-hal yang dalam arti “tidak wajar”. Karena dengan berbekal seperti itu pastinya dia sudah bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.

Mari kita tela’ah.
Saya ambil salah satu contoh kasus dari seorang gadis asal Surabaya yang katanya menjadi korban akibat bermain facebook untuk kedua kalinya. Dan katanya dia diculik ke Jakarta. Kalau diculik berarti disekap dong? Terus diminta menghubungi keluarga untuk minta uang tebusan. Tapi yang saya lihat salah satu berita di salah satu stasiun tv saat dia diwawancara dia mengaku diajak pergi ke Jakarta, dengan bermodalkan uang di dompet 40 ribu rupiah, dengan naik kereta lalu hapenya hilang di kereta terus sampainya di Jakarta dia diajak jalan-jalan ke Monas oleh laki-laki itu yang dia kenal lewat facebook (katakanlah si A). Lalu dia tinggal dimana? Doi mengakunya sih setelah itu dia diajak ke warnet, penjaganya itu cewe, katanya temannya (katakanlah si cewe ini si B). Si A menitipkan doi ke si B, doi numpang tidur di kost-kostan nya si B. Doi juga mengaku sempat membuka faebook di warnet tersebut lalu mengabari kawannya. Saat dia ditanya oleh host acara berita tersebut dengan pertanyaan, “Apakah kamu tidak terfikir untuk menghubungi orang tua di rumah? Hanya sekedar sms gitu?”. Lalu anak itu menjawab, “Saya takut diomelin mamah”. Jawaban yang terlalu polos. Masih terbilang labil dengan usianya. Yang saya tidak habis fikir kenapa bisa yang kedua kalinya. Apakah dia tidak jera? Mungkin kurang bimbingan kali yah. Atau kurang iman? Atau mungkin ada tekanan dari lingkungan? Hanya doi yang tau mengapa itu bisa terjadi. Terus kelanjutan kasus itu gimana? Heemm…. Untung sudah beres kasus tersebut. Doi tidak kenapa-kenapa. Nasibnya beruntung tidak seperti korban yang lainnya.
Jelas dari sini kita bisa liat dong salah siapa? Semua kembali ke diri masing-masing bro.
Saya masih risih karena kasus-kasus yang beredar. Orang tua saya melarang saya untuk bermain facebook. Sekarang account facebook saya sudah saya privat semuanya bagiannya. Saya juga sudah menghapus teman-teman yang saya tidak kenal. Dan membiarkan friend request saya sampai menumpuk, dengan alasan karena saya pribadi tidak mengenalnya.
Ada sih beberapa orang yang saya kenal baik melalui facebook. Mulai dari beda provinsi, pulau sebrang, bahkan negara lain pun saya punya. Hingga detik ini saya berhubungan baik dengan mereka, entah itu karena kesamaan hobbi, kagum dengan karyanya dan lain-lain. Tapi syukur alhamdulilah saya tidak menjadi korban.
Ada kasus lainnya. Salah satu siswi yang mengakunya sih bersekolah di sekolah swasta yang ada angka 400 nya itu loh. Tepatnya di Twitter. Doi menghina sekolah negeri yang ada. Dia melayangkan kata-kata yang nggak layak dan nggak patut untuk diperbincangkan. Saya sempat kesal dengan beberapa retweetnya bahasanya tidak beretika. Sekilas retweetnya :
Dia sampai masuk ke trend topiknya twitter. Setelah banyak yang yang membaca retweet di twitternya dia banyak yang langsung menghina dirinya. Ckckk
Sebelumnya juga ada kasus seperti ini pelakunya bernama rena yang melayangkan statement pengguna blackberry uber twitter adalah alay (anak layangan).

Solusi.
Saya cukup senang dengan anak-anak jaman sekarang uptodate dengan teknologi yang ada. Tapi dengan kasus-kasus yang ada tampaknya kurang bimbingan. Banyak yang menyalahgunakan internet untuk kepentingan pribadinya dan merugikan orang lain. Jangan lah menjadi orang-orang seperti itu karena sangat merugikan orang lain dan tentunya diri sendiri. Menggunakan teknologi harus menggunakan iman, etika, berfikir positif serta luas. Orang tua juga hendaknya memberikan bimbingan sejak dini kepada anaknya.
Minggu, 07 Februari 2010

HIDUP INI INDAH

penulis chichi
artikel ini saya tulis sambil mendengar kan lagu yang baru saja saya dengar meski terlihat ketinggalan but thats fine for me,,this song is awesome

Download monkey majik - akari
Download monkey majik - aitakute


didalam lagu akari ini ada reff yang sangat menyentuh

i dont wanna find
something else to say
a blame it on my heart
its all i cant take
better im waiting
our time isnt over
ill be waitin for you

dan kemudian di lagu aitakute teradapat lirik menyentuh meski sepenggal tapi sangat menyentuh
aitakutte 
you know its been a while

hidup ini indah seindah kita mengerti apa arti hidup itu
apapun yang kita lakukan atau rasakan semua akan terasa indah layaknya kita menghargai hidup kita sendiri
betapa sakitnya kita betapa sedihnya kita
semua akan terasa indah apabila kita terus menjalaninya tanpa ada keluh kesah,,

manusia adalah makhluk sosial
ya! benar! siapa bilang kita bukan makhluk sosial
kita selalu merasa bahwa kita ini bisa melakukan apapun sendiri tapi pada akhirnya kita ini hanya serpihan kristal hujan yang membutuhkan serpihan kristal yang lain untuk menjadi hujan itu sndiri

menangis sudah sifat alami manusia bahkan hampir semua makhluk hidup pun bisa menangis
tangisan adalah luapan hati karena emosi tak mampu tersalurkan lagi

ada seseorang fotografer sukses membantah moto hidup

hidup itu harus mengalir

dia berkata
"hidup itu bukannya harus mengalir apa adanya..
tapi hidup itu meraih bukannya dibiarkan mengalir"

jangan pernah membiarkan apapun itu tujuan hidup kita mengalir apa adanya
kita harus meraihnya

hidup ini indah bukannya saya ini atheis
manfaaatkanlah sebaik baiknya

kita disini masi bernafas
denyut jantung pun masi berdetak
nikmatilah semua

indah itu tidak hanya kemewahan ataupun kebahagian semata
kita hidup pun adalah keindahan

tak perlu melihat kanan kira depan belakang atas maupun bawah
lihat diri kita sendiri.

hidup ini indah

pernahkah kita menyadari bahwa kita ini adalah keindahan
bukan maksud mengatakan kesempurnaaan

kita sering berkata tiada yang sempurna didunia ini
memang kita tak akan pernah menjadi yang sempurna
tapi dilain sisi kita harus menghargai keindahan diri kita sendiri
bukan hanya fisik tapi keindahan nurani
mencoba dan terus mencoba menjadi lebih baik dari sebelumnya

tak ada yang abadi didunia fana ini

layaknya metamorfosa cobalah untuk menjadi lebih sempurna

kita ini indah kita ini sempurna didiri kita sendiri
jangan pernah menilai diri kita sendiri kurang,
bayangkan sendiri apabila kita sendiri sudah menganggap diri kita sendiri kurang bagaimana diri kita dimata orang lain

bukan maksud tuk mengatakan ego dan over percaya diri adalah hal utama
tapi itulah yang hal tabu yang harus kita tekankan di diri kita sendiri

jangan pernah memikirkan ucapan dan cacian orang lain yang selalu berkata bahwa kita ini bodoh atau kita ini gila
terima saja
toh suatu saat entah terlambat atau tidak mereka akan menyadari bahwa ini adalah kenyataan hidup yang wajib dilakukan

hidup ini indah

semua pernah merasakan dilema,
dilema dimana stigma trauma dan cinta saling menerpa
dimana tiada rasa dan hanya asa yang tercipta

hidup ini indah hanya itu yang dirasakan saat ini
meski sakit perih layaknya lumpuh
tapi itu semua adalah keindahan tersendiri

bimbang menentukan apa itu sayang apa itu cinta
dan akhirnya tenggelam begitu saja,,

hidup ini indah

tiada banding

ada yang mengatakan seks itu keindahan tiada tara
ya betul tapi itu cuma sekejap

dan hidup itu adalah keindahan yang tak ternilai harganya.

Nikmatilah hidup karena hidup ini indah